Gadis Kecil
Dikala ini aku menggagahkan hati,
Teruskan perjuangan yang aku mulai,
Ada getar dalam setiap denyut nadi ini,
Langkah ini tidak harus terhenti di sini,
Ya, bukan di sini!
Ku meneruskan langkah ini tanpa arah yang pasti,
Aku terumbang-ambing sendiri di bumi ini,
Ya, sendiri.
Lalu pada siapa harus ku sandarkan harapan?
Setelah diberikan impian dan harapan,
Lalu aku dibiarkan tersungkur sendirian.
Oh dunia, kejamnya kau!
Mengapa gadis kecil ini harus kau biarkan sendirian,
Mengharungi liku-liku kehidupan penuh onak dan duri,
Sendirian, kesepian dan akhirnya kelemasan,
Mengapa?
Lalu dirawat dan dipujuknya hati dengan kalimah agungMU Ya Rabbi,
Sesungguhnya Engkau lah persandaran yang hakiki,
Yang sentiasa mengiringi perjalanan dan perjuangan ini,
Wahai gadis kecil, Tabahlah dikau.
Teruskan perjuangan yang aku mulai,
Ada getar dalam setiap denyut nadi ini,
Langkah ini tidak harus terhenti di sini,
Ya, bukan di sini!
Ku meneruskan langkah ini tanpa arah yang pasti,
Aku terumbang-ambing sendiri di bumi ini,
Ya, sendiri.
Lalu pada siapa harus ku sandarkan harapan?
Setelah diberikan impian dan harapan,
Lalu aku dibiarkan tersungkur sendirian.
Oh dunia, kejamnya kau!
Mengapa gadis kecil ini harus kau biarkan sendirian,
Mengharungi liku-liku kehidupan penuh onak dan duri,
Sendirian, kesepian dan akhirnya kelemasan,
Mengapa?
Lalu dirawat dan dipujuknya hati dengan kalimah agungMU Ya Rabbi,
Sesungguhnya Engkau lah persandaran yang hakiki,
Yang sentiasa mengiringi perjalanan dan perjuangan ini,
Wahai gadis kecil, Tabahlah dikau.
Ulasan